
Mengenal 8 Jenis Gatal pada Kulit Bayi i Beserta Gambar dan Cara Mengatasinya
Melihat bintik merah atau ruam di kulit si Kecil yang lembut bisa membuat hati setiap orang tua khawatir. Rasa panik dan pertanyaan "Ini kenapa? Berbahayakah?" pasti langsung terlintas. Bunda tidak sendirian. Banyak orang tua merasakan hal yang sama.
Untuk membantu menenangkan kekhawatiran Anda, kami telah menyusun panduan visual ini untuk mengenali jenis-jenis gatal yang paling umum terjadi pada kulit bayi.
Kategori 1: Gatal Umum Akibat Faktor Lingkungan & Iritasi
Ini adalah jenis gatal yang paling sering terjadi dan umumnya tidak disebabkan oleh infeksi.
1. Biang Keringat (Miliaria)

- Seperti Apa Kelihatannya? Bintik-bintik kecil yang sangat banyak, bisa berwarna bening (seperti tetesan air) atau kemerahan. Sering muncul di area lipatan kulit seperti leher, ketiak, punggung, dan dada.
- Penyebabnya: Kelenjar keringat bayi yang masih kecil tersumbat, sehingga keringat terperangkap di bawah kulit. Umum terjadi di cuaca panas dan lembap.
- Cara Menenangkannya: Jaga kulit bayi tetap sejuk dan kering. Pakaikan baju katun yang longgar, jaga sirkulasi udara di kamar, dan hindari mengoleskan krim tebal yang bisa semakin menyumbat pori.
2. Ruam Popok (Diaper Rash)

- Seperti Apa Kelihatannya? Kulit kemerahan, lecet, dan tampak meradang di area yang tertutup popok (bokong, paha dalam, area sensitif).
- Penyebabnya: Terlalu lama kontak dengan urin dan feses, gesekan dengan popok, atau infeksi jamur sekunder.
- Cara Menenangkannya: Sering ganti popok, bersihkan area tersebut dengan air hangat dan keringkan dengan menepuk lembut. Beri "waktu bebas popok" beberapa saat setiap hari. Gunakan krim pelindung (barrier cream) yang mengandung zinc oxide.
3. Eksim Atopik (Dermatitis Atopik)

- Seperti Apa Kelihatannya? Bercak kulit yang sangat kering, bersisik, kemerahan, dan terasa gatal. Pada bayi, sering muncul di pipi, dahi, serta lipatan siku dan lutut.
- Penyebabnya: Kombinasi faktor genetik dan lingkungan yang membuat skin barrier (lapisan pelindung kulit) lemah dan memicu iritasi dari faktor eksternal.
- Cara Menenangkannya: Kunci utamanya adalah kelembapan. Gunakan pembersih yang lembut, oleskan pelembap khusus eksim sesering mungkin (terutama setelah mandi), dan hindari pemicu seperti sabun keras atau bahan pakaian kasar.
4. Kulit Kering (Xerosis)

- Seperti Apa Kelihatannya? Kulit terasa kasar saat disentuh, tampak kusam, dan terkadang bersisik halus.
- Penyebabnya: Mirip dengan eksim namun lebih ringan. Bisa karena faktor cuaca, mandi terlalu lama, atau penggunaan produk yang tidak melembapkan.
- Cara Menenangkannya: Sama seperti eksim, fokus pada hidrasi. Gunakan pelembap alami setiap hari. Minyak telon yang mengandung pelembap seperti Coconut Oil dan Olive Oil dari Cinta Mama dapat membantu menjaga kelembapan kulit setelah mandi sambil memberikan kehangatan.
Kategori 2: Gatal Akibat Infeksi atau Gigitan
Jenis gatal ini memerlukan perhatian lebih dan terkadang penanganan medis.
5. Biduran (Urtikaria)

- Seperti Apa Kelihatannya? Bentol atau bilur kemerahan yang tebal, menonjol, dan bisa berpindah-pindah lokasi di tubuh.
- Penyebabnya: Reaksi alergi terhadap makanan, obat, gigitan serangga, atau infeksi virus.
- Kapan Harus ke Dokter? Segera ke dokter, terutama jika disertai bengkak di area bibir/mata atau kesulitan bernapas.
6. Impetigo
- Seperti Apa Kelihatannya? Awalnya berupa lepuhan kecil kemerahan, yang kemudian pecah dan meninggalkan kerak tebal berwarna kuning kecoklatan seperti madu. Sangat menular.
- Penyebabnya: Infeksi bakteri (Staphylococcus atau Streptococcus).
- Kapan Harus ke Dokter? Kondisi ini membutuhkan antibiotik dari dokter untuk penyembuhan dan mencegah penularan.
7. Milia
- Seperti Apa Kelihatannya? Bintik putih kecil seperti mutiara, biasanya di hidung, pipi, atau dagu. Umumnya tidak gatal, tapi sering disalahartikan sebagai ruam.
- Penyebabnya: Kelenjar minyak yang tersumbat oleh sel kulit mati. Sangat umum pada bayi baru lahir.
- Cara Menanganinya: Jangan dipencet! Milia akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu.
8. Gigitan Serangga (Nyamuk/Semut)
- Seperti Apa Kelihatannya? Bentol kecil kemerahan yang menonjol, terkadang dengan titik di tengahnya.
- Penyebabnya: Reaksi kulit terhadap air liur serangga.
- Cara Menenangkannya: Kompres dingin area yang gatal. Untuk pencegahan, gunakan kelambu atau oleskan minyak yang tidak disukai serangga, seperti minyak telon dengan aroma alami.
Peran Penting Pelembap dalam Mencegah Gatal
Untuk banyak kondisi gatal umum seperti kulit kering dan eksim ringan, kunci utamanya adalah menjaga skin barrier tetap kuat dan terhidrasi. Di sinilah peran pelembap menjadi sangat vital. Menggunakan produk yang lembut dan melembapkan setiap hari setelah mandi dapat membantu:
- Mengunci kelembapan alami kulit.
- Memperkuat lapisan pelindung kulit.
- Mengurangi risiko iritasi dari faktor eksternal.
Kesimpulan: Observasi, Tenang, dan Jangan Ragu Bertanya pada Ahli
Melihat ruam pada bayi memang menakutkan, namun sebagian besar penyebabnya tidak berbahaya dan bisa ditangani di rumah. Kunci bagi Bunda adalah: observasi dengan tenang, identifikasi ciri-cirinya, berikan perawatan dasar yang tepat, dan jangan pernah ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda merasa tidak yakin atau kondisi si Kecil tidak membaik.
Penting: Artikel ini bertujuan sebagai panduan informasi awal, bukan untuk mendiagnosis. Jika kondisi kulit si Kecil membuat Anda sangat khawatir atau tidak membaik, segera konsultasikan dengan dokter anak atau dokter kulit.

Cintamama Aroma White Tea
Isi: 1 Box Cintamama Aroma White Tea
Rp 85.000Tags
tags tidak ada